Resistor

Posted by Abro Share Selasa, 27 November 2012 0 komentar


Resistor merupakan salah satu komponen pasif dalam komponen dasar elektronika. Resistor dilambangkan dengan huruf R. Satuannya dalam SI disebut ohm. Dalam rangkaian listrik, resistor sering dilambangkan seperti gambar berikut.
lambang resistor
Resistor berfungsi membagi tegangan dan membatasi jumlah arus listrik pada suatu penghantar. Hubungan antara hambatan, tegangan, dan arus dapat dirumuskan dalam sebuah persamaan yang dikenal sebagai hukum ohm.
hukum ohm
Pada Umumnya, nilai suatu resistor dapat dibaca pada resistor tersebut. Khusus resistor film karbon, nilainya dapat diketahui dari gelang warna yang ada pada badan resistor.
tabel warna gelang/cincin resistor

Contoh cara menentukan nilai resistor.
gelang 1 (coklat)    : 1
gelang 2 (merah)    : 2
gelang 3 (biru)       : 1.000.000
gelang 4 (emas)     : 5%
Maka nilai resistor itu:
R : 12 x 1.000.000ohm 5%
R : 12.000.000 x 5% : 600.000
Nilai R terbesar : 12.000.000 + 600.000 : 12.600.000 : 12.600 k ohm
Nilai R terkecil  : 12.000.000 - 600.000 : 11.400.000 : 11.400 k ohm
Jadi nilai R berada diantara 11.400 k ohm dan 12.600 k ohm.

Sekian dari saya semoga bermanfaat.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA/I
Judul: Resistor
Ditulis oleh Abro Share
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara/i. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link berikut http://aabrori.blogspot.com/2012/11/resistor.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

Berikan Komentar Dengan Google+ . Mohon Maaf Jika Saya Tidak Menjawab Komentar, Karena Tidak Dapat Membuka Blog Setiap Hari

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Visitor

Site Info